Hai
kawan, kembali lagi kepostingan selanjutnya. Kali ini admin dapet hobi baru
yaitu nulis-nulis cerita untuk mengisi waktu luang. Kali ini admin akan nulis sebuah
cerita yang bergenre adventure. Admin akan buat cerita panjang nya per episode
jadi update ya tiap minggu.Buat yang baca blog ini admin Cuma berharap senang
aja deh bacanya. Selamat menikmati. Thanks J..
THE ADVENTURE OF HIBAN
Kala
itu aku sedang resah. Kuperhatikan angka-angka yang ada pada jam dinding di
kamarku. Jarum panjang tepat bersarang diangka 12 dan jarum pendek tepat
mendarat diangka 1. Suara jangkrik dan cicak memekikan telinga ini, selimut
yang basah membuat aku tidak nyaman. Rasa lapar ini sudah menjalar kesekujur
tubuhku tak dapat aku membendungnya. Akupun beranjak dari ranjang, kugapai
jaket dan kunci motorku yang yang tergeletak diatas meja belajar. Langsung saja
kutunggangi motor besarku yang warnanya putih bersih bak baru dari pabrik
yamaha, kupacu secepat mungkin bagai diterpa angin, melewati jalanan yang sunyi
dan remang terkena sorot putih lampu motor.
Dingin dan dingin, itulah yang aku
rasakan selama tangan ku gemetar menarik gas dengan kencangnya. Waktupun
berlalu, 15 menit kemudian aku sampai ditempat yang kutuju, yaitu sebuah warung
kecil yang bernama Warung malam. Air mukaku yang tadinya kusut berubah menjadi
sumringah, mengingat akan nikmatnya makanan yang akan aku santap pada tengah
malam ini, dan langsung saja kusinggahkan motorku dihalaman warung yang sepi.
Kos-kosan
yang aku tinggali memang agak jauh dari keramaian pusat kota bandar lampung,
tapi demi harga yang murah dan fasilitaas yang lumayan baik, apaboleh buat,
apalagi aku adalah seorang pelajar SMA yang masih sering menyusahkan orang tua.
Didalam warung pilihanku jatuh pada meja nomer 7,meskipun sebenarnya masih ada
banyak meja yang kosong karena penunjung yang tidak terlalu ramai. Lalu
terdengar suara yang lembut dari sebelah kananku ”Mas pesan apa ya?”, akupun
terkejut setengah mati karena sedang melamun. Ternyata itu suara pelayan warung
yang menunggu pesanan yang akan ku pesan. “Semur jengkol saja mbak, sama teh
hangatnya jangan lupa.”, balasku pada si pelayan itu. Sambil menunggu pesanan siap
kucoba cek handphone yang sedari sore
belum aku lihat sekalipun, karena sibuk mengikuti ekskul silat di sekolahan.
Tanpa terkejut kulihat ada 20 chat BBM, 15 chat LINE dan 5 SMS yang masuk. Bukan
berniat untuk sombong, sekedar memberi tau aku termasuk populer disekolah
sebagai sorang siswa berprestas bagi guru-guru, cogan bagi cewek-cewek, dan
kakak kelas maco bagi adik kelas cowok, serta teman yang baik bagi teman-teman
cowok. Tapi semua sapaan dan rayuan dari cewek tak pernah sedikitpun aku
hiraukan karena alasan tertentu.
“Ini
pak pesananya”, kata pelayan itu didepan mejaku, “Makasih ya mbak” balasku
padanya. Aroma yang menggugah selera membuat perut ini bak berteriak kegirangan
dan liur membasahi ujung lidah. Setelah lunas kubayar lalu timbul rasa rindu
untuk pulang kekamar tercinta. Tentu saja yang aku lakukan adalah memacu gas si
putih dan pulang ke kosan. Karena perut yang sudah full langsung gas kutarik
penuh, dan hanya dalam waktu 10 menit akupun sampai ke kosan, tanpa lama
langsung kukunci pintu kamar dari dalam. Pakaian terlempar ke atas lemari yang
tak tersusun rapi, kubaringkan tubuh ku di sudut ranjang. Tak sadar terbersit ingatan
masa lalu saat aku di sekolah menengah pertama.
TO BE CONTINUED
Oke
episode akan kita lanjutkan minggu depan. Terimakasih, dan jangan lupa
commentnya. thank you :)...



asiklaaah keren keren blognya mus
BalasHapusbagusnyo lanjutke dah
BalasHapusbolehuhugaa
BalasHapus