Sabtu, 21 November 2015

NOVEL TERBAIK KU


Hai kawan, kembali lagi kepostingan selanjutnya. Kali ini admin dapet hobi baru yaitu nulis-nulis cerita untuk mengisi waktu luang. Kali ini admin akan nulis sebuah cerita yang bergenre adventure. Admin akan buat cerita panjang nya per episode jadi update ya tiap minggu.Buat yang baca blog ini admin Cuma berharap senang aja deh bacanya. Selamat menikmati. Thanks J..



THE ADVENTURE OF HIBAN

Kala itu aku sedang resah. Kuperhatikan angka-angka yang ada pada jam dinding di kamarku. Jarum panjang tepat bersarang diangka 12 dan jarum pendek tepat mendarat diangka 1. Suara jangkrik dan cicak memekikan telinga ini, selimut yang basah membuat aku tidak nyaman. Rasa lapar ini sudah menjalar kesekujur tubuhku tak dapat aku membendungnya. Akupun beranjak dari ranjang, kugapai jaket dan kunci motorku yang yang tergeletak diatas meja belajar. Langsung saja kutunggangi motor besarku yang warnanya putih bersih bak baru dari pabrik yamaha, kupacu secepat mungkin bagai diterpa angin, melewati jalanan yang sunyi dan remang terkena sorot putih lampu motor.


 Dingin dan dingin, itulah yang aku rasakan selama tangan ku gemetar menarik gas dengan kencangnya. Waktupun berlalu, 15 menit kemudian aku sampai ditempat yang kutuju, yaitu sebuah warung kecil yang bernama Warung malam. Air mukaku yang tadinya kusut berubah menjadi sumringah, mengingat akan nikmatnya makanan yang akan aku santap pada tengah malam ini, dan langsung saja kusinggahkan motorku dihalaman warung yang sepi.
Kos-kosan yang aku tinggali memang agak jauh dari keramaian pusat kota bandar lampung, tapi demi harga yang murah dan fasilitaas yang lumayan baik, apaboleh buat, apalagi aku adalah seorang pelajar SMA yang masih sering menyusahkan orang tua. Didalam warung pilihanku jatuh pada meja nomer 7,meskipun sebenarnya masih ada banyak meja yang kosong karena penunjung yang tidak terlalu ramai. Lalu terdengar suara yang lembut dari sebelah kananku ”Mas pesan apa ya?”, akupun terkejut setengah mati karena sedang melamun. Ternyata itu suara pelayan warung yang menunggu pesanan yang akan ku pesan. “Semur jengkol saja mbak, sama teh hangatnya jangan lupa.”, balasku pada si pelayan itu. Sambil menunggu pesanan siap kucoba cek handphone yang sedari sore belum aku lihat sekalipun, karena sibuk mengikuti ekskul silat di sekolahan. Tanpa terkejut kulihat ada 20 chat BBM, 15 chat LINE dan 5 SMS yang masuk. Bukan berniat untuk sombong, sekedar memberi tau aku termasuk populer disekolah sebagai sorang siswa berprestas bagi guru-guru, cogan bagi cewek-cewek, dan kakak kelas maco bagi adik kelas cowok, serta teman yang baik bagi teman-teman cowok. Tapi semua sapaan dan rayuan dari cewek tak pernah sedikitpun aku hiraukan karena alasan tertentu.


“Ini pak pesananya”, kata pelayan itu didepan mejaku, “Makasih ya mbak” balasku padanya. Aroma yang menggugah selera membuat perut ini bak berteriak kegirangan dan liur membasahi ujung lidah. Setelah lunas kubayar lalu timbul rasa rindu untuk pulang kekamar tercinta. Tentu saja yang aku lakukan adalah memacu gas si putih dan pulang ke kosan. Karena perut yang sudah full langsung gas kutarik penuh, dan hanya dalam waktu 10 menit akupun sampai ke kosan, tanpa lama langsung kukunci pintu kamar dari dalam. Pakaian terlempar ke atas lemari yang tak tersusun rapi, kubaringkan tubuh ku di sudut ranjang. Tak sadar terbersit ingatan masa lalu saat aku di sekolah menengah pertama.
TO BE CONTINUED

Oke episode akan kita lanjutkan minggu depan. Terimakasih, dan jangan lupa commentnya. thank you  :)...

3 komentar: